#56 Mencari Dunia Lain


Mencari Dunia Lain

Berawal dari tidak diterimanya kami di dunia nyata, kami pun mencari dunia yang mampu menampung segala aktifitas kami.
Tak perlu ada orang lain yang mengganggu aktifitas kami. Dan akhirnya dunia itu kami temui, saat kami menyalakan WiFi kami atau disaat kami mencolokkan modem ke dalam sambungan konektifitas internet kami.

Dan akhirnya perintah PING menunjukkan respon.
Yap, kami sudah terkoneksi.

Kami adalah orang – orang yang tidak diterima di dunia nyata/lingkungan.
Kami tidak dibutuhkan di dunia nyata/lingkungan.
Ada satu dunia yang membutuhkan kami.
Dunia fiber dan optik.
Dunia kabel dan jaringan.
Dunia elektron dan dimensi lain.

Setiap individu, adalah orang – orang aneh.
Yang rela duduk di depan komputer berjam – jam, tanpa makan, ataupun mandi.
Yang rela menghabiskan waktu malam hari, hanya untuk bercanda ria.
Tentunya di dunia maya.

Orang aneh, yang bila disuruh memilih perempuan cantik dengan komputer + sambungan internet.
Akan memilih komputer + sambungan internet.
Karena mereka sadar, hubungan mereka pasti tidak akan lama.
Maka mereka lebih memilih komputer dengan sambungan internet.

Mereka tidak akan menyakiti kita, tapi kita bisa menyakiti mereka.
Berbeda dengan perempuan, mereka ataupun kita bisa saling menyakiti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s