Otodidak | Panduan Linux Untuk Pemula


Otodidak | Panduan Linux Untuk Pemula

Selamat siang, elmoony reader :)

Sudah lama tidak ketemu, dan lihat tulisan saya ya? Hehehe…
Karena kesibukan sekolah + hilangnya koneksi internet saya, makanya saya sedikit menghilang di elmoony’s blog ini.

Nah, kali ini dengan maksud memasyarakatkan penggunaan linux di Indonesia. Saya ingin berbagi sedikit informasi mengenai program “Otodidak v.1″ yang dibuat oleh seseorang bernama “Malsasa

Malsasa dari pandangan saya sepertinya aktif dalam dunia FOSS, terlihat dari postingan beliau yang sering bertengger (Hehehe) di channel – channel IRC linux.

Nah, sudah dulu ya… Kita langsung bahas, apa itu aplikasi otodidak!

Bismillahirrahmanirrahim,

Dengan mengharap rahmat Allah, saya merilis aplikasi Otodidak versi 1 hari ini. Otodidak adalah aplikasi open source baru yang terinspirasi dari Electrodroid, dengan kegunaan utama sebagai aplikasi belajar Linux yang all-in-one untuk pemula. Otodidak mulai dibuat pada 6 November 2012 dan siap diunduh hari ini. Dengan antarmuka GUI berbahasa Indonesia, prinsip click and run, beserta dominasi gambar untuk menjelaskan, jadilah Otodidak aplikasi khusus untuk orang awam dan pemula dalam belajar Linux. Otodidak dirilis untuk Linux dan Windows (serta Mac OS X) dengan harapan bermanfaat bagi seluruh umat manusia. Otodidak dirancang agar bisa dimanfaatkan oleh perorangan, sekolah dasar maupun menengah, perguruan tinggi, korporasi, warnet, dan siapa pun yang ingin migrasi ke sistem operasi Linux.

Otodidak dirancang agar sederhana. Karenanya Otodidak dirilis dalam format DEB (bisa langsung diinstal di Ubuntu) dan EXE (Windows). Dan siapa pun yang menemukan kerumitan atau kesalahan di dalamnya hendaklah melaporkan ke pengembangnya.

Nah, kira – kira begitulah gambaran mengenai aplikasi otodidak tersebut.
Lalu berikutlah review dari elmoony’s

Keren ya splash screen-nya? Sepertinya om malsasa membuatnya dengan aplikasi vector berbasis linux.

Splash Screen Aplikasi Otodidak

Splash Screen Aplikasi Otodidak

Lalu, setelah splash screen muncul 2 Materi yang telah disediakan oleh Malsasa. Yaitu “Pemula dan Lanjutan”

Pilihan Materi

Pilihan Materi

Nah, berikut isi dari Materi “Pemula”

Materi Pemula

Materi Pemula

Ada pengenalan mengenai Ubuntu, Instalasi Aplikasi, MP3, Modem, Terminal. Namun kalo dilihat – lihat di dalam materi – materi tersebut, terdapat sub-sub / penunjangnya. Dan dikemas menarik oleh Malsasa ini. Salut!

Lalu, kita beralih ke Materi “Lanjutan”

Blog_otodidak3_malsasa

Materi Lanjutan

Sepertinya di Materi Lanjutan, lebih membahas ke pengertian – pengertian yang sering didengar oleh pengguna GNU/Linux pada umumnya. Seperti Linux, GNU, FreeSoftware, OpenSource, Kernel, dan membahas juga mengenai Repositori.

Dan disitu ada materi “Belajar‌‍‌?” Cukup menyenangkan dan tidak jenuh membaca rujukan dari om malsasa yang tertuang di materi tersebut. Sekali lagi, salut!

Nah, ketika di Home Screen, terdapat “Tentang Otodidak” disana juga ada lampiran dalam bentuk PDF yang berisi tentang 13 Halaman mengenai angan – angan untuk ditujukan kepada Komunitas Linux Indonesia.

Semoga dengan hadirnya aplikasi Otodidak V1, semakin menambah animo masyarakat akan kesadaran menggunakan OS Gratis, Bebas seperti Ubuntu ini.

 

Masukkan Untuk Pengembang Otodidak ke versi berikut :

  1. Ikon Aplikasi pada taskbar, kalau bisa sih diganti biar gampang di ingat (Windows)
  2. Ada kendala ketika ingin berpindah – pindah tab / meminimize / background di Otodidak ini, user harus meng-klik minimize baru bisa ter minimize. Ketika di alt+tab program otodidak tetap menutupi layar kerja, tidak berganti ke layar kerja lainnya. (Windows)
  3. Pergantian Slide / Sub di “Ubuntu” ada flashing, maksudnya ketika di klik program Otodidak juga ikut “berkedip”, kalau bisa dibuat diam. Jadi lebih nyaman :)
  4. Semoga versi – versi berikutnya lebih mantap lagi!

Sukses terus untuk malsasa!

 

Salam, elmoony!

DOWNLOAD APLIKASI OTODIDAK

Linux & Windows : Otodidak.jar
Linux/Ubuntu : Otodidak.deb
Windows : Otodidak.exe
TarBall : Otodidak.tar.gz

*) Linux lainnya dan Mac OS X bisa menggunakan versi JAR saja (terima kasih untuk Pak Dedy yang telah mengetes Otodidak di Mac OS X dan melaporkan bahwa ia berjalan lancar di sana)

**) Otodidak dibuat dengan Java, sehingga Anda memerlukan Java Runtime Environment (JRE) di komputer Anda untuk bisa menjalankannya. Unduh di situs resmi JRE

 

Pingback : Blog Malsasa

About these ads

3 thoughts on “Otodidak | Panduan Linux Untuk Pemula

  1. Wow, saya merasa ulasan akang sungguh baik sekali. Sangat komprehensif. Saya tak ragu menyimpan halaman ini. Namun tentunya perlu diingat, saya tidak lebih dari pemula.

    Terima kasih. Bagaimana akang tahu saya sering berada di kanal IRC? Saya harap makin besar animo masyarakat untuk menggunakan Linux. Saya harap aplikasi ini akan mengawali “industri” besar aplikasi FOSS di Indonesia. Saya juga berharap dengan ini, pemerintah berkenan membantu komunitas kita di bawah. Semoga bisa jadi kenyataan.

    Satu lagi, mohon jangan pernah sungkan untuk memberi saran atas adanya Otodidak. Ini aplikasi pertama saya. Jadi, masukan akang ini saya terima baik-baik dan saya camkan. User experience adalah hal terpenting bagi saya. Tidak mengapa developer yang repot asalkan pengguna nyaman (ide dasarnya demikian). Saya minta maaf bahwasanya saya belum mampu memberikan UX terbaik untuk akang dan sekian user lainnya. Namun saya apresiasi, sangat saya hargai ulasan serta saran akang.

    Baru kali ini saya tahu blog akang. Terima kasih banyak :)

    • Sesama “aktifis” FOSS, berbagi saran itu wajib :)
      Hehehehe..
      Lihat – lihat saja sih, tapi kalo emang ternyata bener aktif di kanal IRC. Ya berarti dugaan saya benar.. ehehhe…

      Pemerintah kayaknya mesti sedikit di “sentil” baru bisa bantu – bantu komunitas.. hehehe
      Saya juga cuma end-user, yang bisanya kasih kritik dan saran saja.. ehehhe
      Selebihnya? sang developer lah yang bekerja :P

      Salam kenal, sebelumnya :)

      • Kita harus sadar diri. Bagaimanapun, pemerintah itu tugasnya sudah sangat berat.

        Yap, tentulah justru masukan dari end-user itu sangat penting. Microsoft bisa sebesar sekarang bersama Windows dan Office-nya, karena memerhatikan end-user :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s